barrack-obamaRibuan orang yang berkumpul di sekitar Jalan Pennsylvania dan di sepanjang Nasional Mall, terlihat bergembira. Lokasi ini berdekatan dengan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, tempat Barack Obama akan disumpah sebagai Presiden AS, Selasa (20/1) malam waktu Indonesia bagian barat.

Kawasan Nasional Mall diperkirakan akan dipadati jutaan orang yang ingin menyaksikan jalannya proses pelantikan Obama. Terkait dengan itu petugas keamanan terus berjaga di sekitar Nasional Mall dan terus memantau keadaan dari atas helikopter.

Berbeda dengan di AS, pelantikan Obama ditanggapi pesimistis oleh warga di perbatasan Mesir-Gaza, Palestina. Meski tetap ada yang berharap Obama akan memberi nafas baru kebijakan AS terhadap Palestina. Keraguan akan peran Obama menciptakan perdamaian di Timur Tengah juga muncul dari masyarakat Indonesia. “Saya yakin bisa. Tapi kalau masih ada pengaruh dari Yahudi tetap saja susah,” kata salah seorang warga.

Setelah dilantik, Obama akan menjadi penghuni Gedung Putih selama empat tahun ke depan. Tetapi sebelum pelantikan, Obama telah mendapatkan fasilitas dan pengawalan ketat. Namun, pertanyaannya dimana Obama tinggal sebelum dilakukan pelantikan? Pasalnya berdasarkan aturan seorang Presiden baru pindah ke Gedung Putih setelah diambil sumpahnya.

Persoalan lainnya adalah kedua putri Obama sudah mulai bersekolah pada 5 Januari. Mulanya keluarga Obama akan pindah ke sebuah wisma kenegaraan di depan Gedung Putih. Namun wisma itu sudah penuh. Staf Gedung Putih kemudian menawarkan kediaman militer, tapi tetap ditolak. Ada satu pilihan lain yang ditawarkan kepada Obama, yakni apartemen dinas Obama sebagai senator. “Mirip apartemen pertamamu saat kita berpacaran…agak kumuh,” kata istri Obama, Michelle Obama. Akhirnya keluarga Obama menginap di hotel Hay-Adams sebagai tempat penampungan sementara dari awal Januari hingga pelantikan [baca: Desa Kelahiran Ayah Obama Gelar Pesta]

Menjadi Presiden AS penuh dengan risiko keamanan, termasuk bagi Obama. Sejak terpilih menjadi Presiden, anak Menteng ini sudah mendapat pengawalan khusus.

Salah satunya adalah kendaraan kepresidenan. Mobil bagi presiden terpilih ini adalah Limousine Cadillac buatan General Motors. Fitur keamanan mobil ini sangat canggih. Di bagian depan ada kamera pandangan malam. Ban dengan kevlar antisobek dan antibocor.

Selain itu ruang pengemudi dilengkapi dengan GPS atau alat pelacak posisi. Pengemudi mobil ini telah dilatih Dinas Intelijen AS (CIA). Jendela pengemudi tahan peluru dan hanya bisa dibuka tiga inchi. Pintu dilapisi baja setebal delapan inchi yang beratnya sama seperti pintu pesawat Boeing 757.

Di bagian kanan mobil juga terdapat kamera malam, senjata, gas airmata, dan botol darah untuk transfusi. Di kursi Presiden dilengkapi dengan sistem telekomunikasi yang canggih. Mobil ini juga dilengkapi dengan tangki bahan bakar yang tidak bisa meledak dan juga tempat untuk tabung oksigen dan sistem pemadam kebakaran. Karena bobotnya yang besar mobil senilai miliaran rupiah ini boros bahan bakar. Satu liter bensin hanya bisa dipakai untuk jarak kurang dari empat kilometer.

Sumber: http://www.liputan6.com